Apakah anda berjalan
di dalam langkah Kristus?
1. Yesus menawarkan sebuah tantangan bagi kita, yaitu untuk "hidup menurut teladan yang Ia berikan".
1 Petrus 2:21
21 Sebab untuk itulah kamu dipanggil,
karena Kristuspun telah menderita untuk kamu dan telah
meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti
jejak-Nya.
2. Mengapa Yesus, anak Allah, datang kedunia bukan sebagai orang yang kaya? atau bersekolah disekolah terkenal di Yunani atau Roma? atau menjadi putra – putri altar di gereja besar di Yerusalem atau Roma? atau menghabiskan waktunya di Sinagoga di Yerusalem? Mengapa Ia malah hidup di daerah pedesaan berbukit di Galilea?
Karena Ia memberikan contoh bagi kita untuk kita ikuti.
3. Kehidupan Yesus sangatlah aktif dan penuh dengan aktivitas fisik. Sebagai seorang tukang kayu (Mark 6:3; 3 Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?"), Yesus menghabiskan banyak waktu untuk menggergaji, menghaluskan balok kayu, membuat lubang dan sambungan kayu. Bahkan Yesus adalah orang yang kuat berjalan. Ia melakukan tiga kali perjalanan rutin ke Yerusalem setiap tahunnya untuk merayakan Hari Hari Suci Terbesar (Paskah; Pentakosta; dan Masa Raya Musim Gugur – Imamat 13; Lukas 2:41-42). Di setiap masa raya, Yesus dapat diperkirakan menempuh jarak sekitar 150 mil pulang pergi. Jadi dalam tiga kali masa raya, Yesus menempuh jarak sekitar 450 mil. Sedangkan dalam satu tahun Yesus dapat menempuh jarak sekitar 1000 mil.
4. Jadi Yesus paham bahwa segala Masa Raya di dalam Alkitab itu adalah merupakan keharusan yang harus Ia lakukan. Yesus melakukan segala perintah dan hukum Allah agar kita juga mengikuti langkahNya (Yoh 15:10).
10 Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.
Yesus paham apa yang ditulis oleh Musa didalam (Ulangan 4:40 5:29).
40 Berpeganglah pada ketetapan dan perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, supaya baik keadaanmu dan keadaan anak-anakmu yang kemudian, dan supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk selamanya."
Karena itu Yesus dikatakan tidak pernah berdosa (Ibrani 4:15).
15 Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.
seluruh kutipan ayat Alkitab Indonesia di dalam web site ini berasal dari Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI, untuk mengetahui LAI dan produk yang ditawarkan anda dapat mengunjungi website http://www.alkitab.or.id/
Untuk informasi lebih jauh harap menghubungi: Pertanyaan